Mengapa Korea untuk business & meetings?
Inti Bahasa Korea bisnis adalah penggunaan bentuk sopan (honorifik). Kemampuan menggunakan ekspresi formal Korea secara tepat—seperti padanan 「let's touch base」 dalam bahasa Inggris—menentukan apakah rekan kerja memandang Anda sebagai 「karyawan asing baru」 atau 「rekan kerja setara」. Dengan menguasai 50 kalimat dasar untuk menjadwalkan rapat, berbagi agenda, negosiasi tenggat waktu, dan permintaan maaf, Anda akan diperlakukan sebagai 「rekan kerja」, bukan sekadar 「karyawan asing baru」. 10 kalimat Bahasa Korea Bisnis dari LangOria dipilih secara ketat agar relevan baik di perusahaan multinasional maupun perusahaan lokal Korea.
10 frasa yang benar-benar akan Anda gunakan
10 kalimat ini mencakup sekitar 95% situasi business & meetings dalam Korea. Ketuk ikon speaker untuk mendengar pelafalannya.
Dialog contoh
Bacalah percakapan ini keras-keras — menggunakan 10 frasa yang sama dalam konteks.
Budaya & etiket
Rapat di Korea umumnya didahului oleh 「geunhoeshi」 (根回し)—diskusi informal dengan atasan dan rekan sebelum rapat resmi dimulai. Saat bertukar kartu nama, gunakan kedua tangan baik saat memberi maupun menerima. Judul email harus spesifik, misalnya: 「[공유] Permohonan Tinjauan Laporan Penjualan Q3 (Batas Waktu 15/10)」—selalu cantumkan tindakan yang diminta dan batas waktunya. Di banyak perusahaan Korea, KakaoTalk (KakaoTalk) adalah saluran komunikasi utama; banyak atasan jarang membuka email. Detail lokal tambahan: Di kartu nama bisnis Korea, jabatan internal seperti 「Tim OO / Perwakilan OO / Supervisor OO / Manajer OO」 lebih penting daripada gelar profesional—sebut lawan bicara sesuai jabatannya (misalnya, 「Pak Kim, Supervisor」 → 「김 과장님」). Dalam laporan tertulis, frasa seperti 「건의드립니다」 (Kami mengusulkan) atau 「검토 부탁드립니다」 (Mohon ditinjau) adalah standar kesopanan. Alih-alih voting langsung 「setuju/tidak setuju」, budaya Korea lebih menekankan 「mencapai konsensus melalui koordinasi」—mereka lebih suka keputusan yang ‘hampir bulat’ daripada ‘bulat sempurna’. Makan malam bersama tim (hoesik) adalah bagian inti budaya kerja—karyawan baru atau yang berpengalaman kurang dari 1 tahun hampir wajib hadir. Ajakan minum seperti 「한 잔 하시죠」 (Mari minum sejenak) sulit ditolak. Istilah ‘kerja lembur’ (yageun) berlawanan dengan ‘pulang tepat waktu’ (kaltoe)—belakangan ini, pulang jam 8 malam semakin umum.
Cara mempelajari skenario ini
Mulailah deck Bahasa Korea Bisnis satu minggu sebelum rapat pertama Anda. Kuasai 10 kalimat melalui pengulangan berjarak, lalu sesuaikan dengan konteks pekerjaan Anda—misalnya, ubah 「OO 건, 진행 상황 어때요?」 menjadi istilah proyek Anda sendiri. Mengirim pesan tindak lanjut dalam Bahasa Korea dalam waktu 24 jam setelah rapat adalah cara tercepat membangun kepercayaan. Cukup 45–65 menit per hari selama 6 bulan untuk menguasai 90% kebutuhan rapat bisnis dalam Bahasa Korea. Tambahkan tiga kebiasaan berikut: (1) Sebelum rapat — baca agenda sekali, lalu garis bawahi dua kalimat yang paling mungkin Anda butuhkan hari ini (misalnya, 「이 부분 다시 논의해요」 / Mari bahas bagian ini lagi, atau 「다음 주에 다시 얘기해요」 / Mari bicarakan lagi minggu depan). Ini adalah latihan mental Anda. (2) Setelah rapat — tulis email tindak lanjut dalam Bahasa Korea. Meskipun rekan Anda tidak keberatan menerima versi bahasa Inggris, tetaplah gunakan Bahasa Korea. Register sopan (honorifik) akan mengendap melalui tulisan. (3) Sekali seminggu — ambil satu email kerja yang biasa Anda tulis dalam bahasa ibu, lalu bayangkan bagaimana Anda akan menulis ulang bagian yang rumit itu dalam Bahasa Korea. Dalam 2 minggu, kecepatan balasan email Anda dalam Bahasa Korea akan meningkat 50%, dan dalam 6 bulan, Anda akan menjadi 「rekan kerja」 yang tak lagi memerlukan penerjemah.
Skenario Korea lainnya
Beralih ke skenario berbeda dalam bahasa yang sama.